Jumat, 30 November 2012

IT FORENSICS


1.    Audit Trail     
     Audit Trail merupakan urutan kronologis catatan audit, yang masing-masing berisikan bukti langsung yang berkaitan dengan yang dihasilkan dari pelaksanaan suatu proses bisnis atau fungsi sistem. Catatan audit biasanya hasil kerja dari kegiatan seperti, transaksi atau komunikasi oleh orang-orang individu, sistem, rekening atau badan lainnya. Dengan adanya Audit Trail diharapkan semua kronologis atau kegiatan program  dapat terekam dengan baik. IT Audit Trail bisa dikatakan ke akuratan dalam mencatat semua transaksi yang diisi, diubah atau dihapus oleh seseorang. Kemudian seseorang disini merupakan seorang IT yang tentunya ahli dibidang IT Audit. Fasilitas ini dinamakan Audit Trail. Fasilitas ini dapat diaktifkan atau di non-aktifkan melalui menu preferences. Jadi, apapun yang dilakukan oleh user di Accurate dapat dipantau dari laporan Audit Trail. Laporan ini dapat berupa summary (aktivitas apa saja yang dilakukan) atau detail (semua perubahan jurnal akan ditampilkan).
Cara Kerja Audit Trail adalah sebagai berikut :
Audit Trail yang disimpan dalam suatu tabel
1.     Dengan menyisipkan perintah penambahan record ditiap query Insert, Update dan Delete.
2.     Dengan memanfaatkan fitur trigger pada DBMS. Trigger adalah kumpulan SQL statement, yang secara otomatis menyimpan log pada event INSERT, UPDATE, ataupun DELETE pada sebuah tabel.
Fasilitas Audit Trail, yaitu :
Fasilitas Audit Trail diaktifkan, maka setiap transaksi yang dimasukan ke Accurate, jurnalnya akan dicatat di dalam sebuah tabel, termasuk oleh siapa dan kapan. Apabila ada sebuah transaksi yang di-edit, maka jurnal lamanya akan disimpan dan begitu pula dengan jurnal barunya.
Hasil Audit Trail :
Record Audit Trail disimpan dalam bentuk, yaitu :
Binary File – Ukuran tidak besar dan tidak bisa dibaca begitu saja.
Text File – Ukuran besar dan bisa dibaca langsung.
Tabel.
2.  Real Time Audit
      Real Time Audit atau RTA adalah suatu sistem untuk mengawasi kegiatan teknis dan keuangan sehingga dapat memberikan penilaian yang transparan status saat ini dari semua kegiatan dimana pun mereka berada. Ini mengkombinasikan prosedur sederhana dan logis untuk merencanakan dan melakukan dana untuk kegiatan dan “Siklus Proyek” pendekatan untuk memantau kegiatan yang sedang berlangsung dan penilaian termasuk cara mencegah pengeluaran yang tidak sesuai.
     RTA menyediakan teknik ideal untuk memungkinkan mereka yang bertanggung jawab untuk dana, seperti bantuan donor, investor dan sponsor kegiatan untuk dapat “terlihat di atas bahu” dari manajer kegiatan didanai sehingga untuk memantau kemajuan. Sejauh kegiatan manajer prihatin RTA meningkatkan kinerja karena sistem ini tidak mengganggu dan donor atau investor dapat memperoleh informasi yang mereka butuhkan tanpa menuntut waktu manajer. Pada bagian dari pemodal RTA adalah metode biaya yang sangat nyaman dan rendah untuk memantau kemajuan dan menerima laporan rinci reguler tanpa menimbulkan beban administrasi yang berlebihan baik untuk staf mereka sendiri atau manajemen atau bagian dari aktivitas manajer.

3.  IT Forensics (Detectiv Cyber)
      IT Forensics adalah penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software atau tools untuk memelihara, mengamankan dan menganalisa barang bukti digital dari suatu tindakan kriminal yang telah diproses secara elektronik dan disimpan di media komputer. Kita tahu banyak sekali kasus di dunia IT komputer dan pada umumnya kita sebagai orang awam kesusahan untuk membuktikan telah terjadinya penyalahgunaan sistem kita oleh orang lain. Lain halnya dengan pihak kepolisian yang saat ini telah berbenah diri untuk dapat mengungkap kasus demi kasus di dunia cyber dan komputer ini.
     Komputer forensics adalah suatu disiplin ilmu baru di dalam keamanan komputer yang membahas atas temuan bukti digital setelah suatu peristiwa keamanan komputer terjadi. Komputer forensics akan melakukan analisa penyelidikan secara sistematis dan harus menemukan bukti pada suatu sistem digital yang nantinya dapat dipergunakan dan diterima di depan pengadilan, otentik, akurat, komplit, menyakinkan dihadapan juri, dan diterima didepan masyarakat. Hal ini dilakukan oleh pihak berwajib untuk membuktikan pidana dari tindak suatu kejahatan. Oleh karena itu, saat ini menjadi seorang detective tidak hanya didunia nyata tapi juga didunia cyber.






Nama             : Agus Pryambodo
NPM               : 40110334
Materi             : 4
                          real-time-audit-it-forensic-detectiv-cyber/

Senin, 11 Juni 2012

TIPS & TRIK BERWIRAUSAHA


Tips-Tips Dalam Berwirausaha Menjaga keseimbangan antara :



·                     INPUT
·                     PROSES
·                     OUTPUT

INPUT 
Input yang dimaksud disini adalah macam-macam atau jenis-jenis pemasukkan dalam berwirausaha  seperti :
¢  Modal
¢  Pengalaman
¢  Teknik
¢  Value

PROSES 
Proses yang dimaksud disini adalah macam-macam hal yang dibutuhkan dalam sebuah usaha yang dilakukan dalam berwirausaha,seperti :
¢  Tenaga
¢  Usaha
¢  Kerjakeras
¢  Berfikir ke depan
¢  Tidak kenal menyerah
¢  Masalah yang timbul disetiap berwirausaha
¢  Peluang atau kesempatan

OUTPUT 
Output yang dimaksud disini adalah hasil yang nantinya akan kita rasakan dalam berwirausaha,seperti :
¢  Masa depan terjamin
¢  Bahagia dan Damai
¢  Keberhasilan
¢  Kesuksesan

Rabu, 04 April 2012

Usaha Kebab Turki Baba Rafi


S
eorang pemuda yang bernama Hendy Setiono kelahiran Surabaya, 30 Maret 1983 dan baru berumur 25 tahun sudah meraih kesuksesan dalam usaha kebab Turki Baba Rafi. Dimana pria tersebut memiliki omset lebih dari Rp. 1.000.000.000 per bulan. Ide mendirikan bisnis kebab ini berawal ketika pria ini mengunjungi ayahnya yang bertugas di perusahaan minyak di Qatar. Hendy mengamati sebuah kedai kebab yang benyak di kunjungi warga setempat. Karena penasarannya, Hendy yang hobi kuliner itu lantas lansung mencoba makanan kebab tersebut. Ternyata rasanya sangat enak dan terpikir oleh dia untuk membuka usaha kebab di Indonesia. Karena belum banyak usaha semacam itu di Indonesia dan banyak tersebar warga keturunan Timur Tengah di Indonesia.
       Sekembalinya di Surabaya, Hendy langsung menyusun strategi bisnis. Langkah awal yang Hendy lakukan adalah mencari partner, yaitu Hasan Baraja, kebetulan rekan bisnisnya ini juga hobi kuliner. Dengan niat yang sungguh – sungguh, mereka langsung melakukan trial and error untuk menjajaki peluang bisnisnya. Pada September 2003, gerobak jualan lebab pertamanya mulai beroperasi di salah satu pojok jalan Nginden Semolo yang berdekatan dengan area kampus dan tempat tinggalnya. Mengapa Hendy memilih gerobak? Karena, dengan gerobak Hendy lebih mudah untuk memproduksi, modalnya sedikit dan bisa berpindah – pindah tempat. Tentang nama Baba Rafi sendiri yang Hendy pilih buat nama usahanya terinspirasi dari nama anak pertamanya Rafi Darmawan. Baba Rafi berarti bapaknya Rafi.

       Awalnya keinginan Hendy berwirausaha ini tidak di restuin oleh kedua orang tuanya. Mereka menginginkan Hendy kerja di kantoran sama seperti ayahnya. Restu kedua orang tua Hendy pun semakin sulit, karena Hendy memutuskan untuk berhenti dari bangku kuliah pada tahun ke 2 Fakultas Teknik Informatika di Institut Teknologi Surabaya. Tetapi, dengan ini Hendy akan membuktikan kepada kedua orang tuanya bahwa usahanya ini akan berhasil dan sukses. Dalam waktu 3 sampai 4 tahun, anak sulung dari dua bersaudara pasangan Ir. H. Bambang Sudiono dan Endah Setijowati ini berhasil mengembangkan usaha kebab di mana-mana. Bahkan, hingga pengujung tahun 2006, tercatat telah mencaai 100 outlet Kebab Turki Baba Rafi yang tersebar di 16 kota di Indonesia. Tahun 2008, telah berkembang lagi menjadi 300 outlet dari Aceh sampai Ambon.
       Sukses bisnis kebab yang dikonsep dengan sistem waralaba dan manajemen yang solid, membuat Hendy mendapatkan berbagai award, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya, ISMBEA (Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award) tahun 2006 oleh menteri Koperasi dan UKM, ASIA’s Best Entrepreneur Under 25 oleh majalah Business Week International tahun 2006, penghargaan Citra Pengusaha Berprestasi Indonesia Abad Ke-21 oleh Profesi Indonesia, Terbaik I Wirausaha Muda Mandiri tahun 2007 dari Bank Mandiri, Best Franchise tahun 2007 Category of Food and Beverages dari Pengusaha Magazine, Best Achievement at Young Entrepreneurs Award tahun 2007 dari Bisnis Indonesia dan berbagai perhargaan lainnya.  Kini mimpinya adalah mengembangkan usahanya ke mancanegara seperti Malaysia dan Thailand.  Tidak hanya itu, sudah ada tawaran untuk membuka outlet di Trinidad dan Tobago serta Kamboja.

       Menurut pendapat saya dari kisah yang di atas, bahwa Hendy adalah seorang pemuda yang memiliki tekad yang tinggi dan bersungguh – sungguh dalam melakukan sebuah bisnis. Dengan kegigihan dan memanfaatkan peluang Hendy pun bisa meraih kesuksesan yang begitu memuaskan. Tetapi, Hendy harus dalam bisnis tersebut Hendy harus mengorbankan untuk berhenti dari bangku kuliahnya. Seharusnya, apabila dia bisa mengatur waktu dengan lebih baik antara kuliah dan bisnisnya Hendy tidak akan berhenti kuliah. Karena kesibukan Hendy mengolah bisnisnya jadi dia tidak dapat mengatur waktu untuk kuliah. Hendy dapat sukses di dunia bisnisnya, tetapi tidak di pendidikannya. Sebaiknya kita harus bisa mengusahakan untuk bisa sukses di bidang bisnis maupun pendidikan.






Sumber : http://gaharuchromeblogspot.wordpress.com/2010/07/12/kisah-pengusaha-muda-sukses-indonesia-berusia-di-bawah-50-tahun/

Senin, 19 Maret 2012

Resume Artikel Wirausahawan Sukses


S
eorang pengusaha sukses yang bernama Salman Azis Alsyafdi, S.Kom memulai perjalanan usahanya dengan melakukan jual beli nasi goreng di sebuah asrama tempat dia menuntut ilmu pada tahun 2003 di asrama SMU Insan Cendekia (Boarding School) daerah Serpong. Beliau yang masih berstatus siswa mampu memanfaatkan peluang yang ada dengan melakukan usaha jual beli nasi goreng tanpa memerlukan modal berupa uang, melainkan kejelian membaca peluang, kemauan dan kreativitas. Setelah lulus dari sekolah berasrama tersebut, Salman di terima Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Di kampus Salman tidak mau ketinggalan untuk melakukan bisnis dengan mengubah masalah menjadi peluang. Salman melakukan bisnis buku foto kopian dan warnet yang harganya terjangkau oleh kalangan mahasiswa. Bisnis demi bisnis Salman lakukan, meski banyak rintangan yang telah dia hadapi tidak sedikitpun membuat Salman putus asah dalam berwirausaha. Dengan kegigihannya dalam menjalani wirausaha, Salman sekarang sudah memiliki beberapa unit usaha diantaranya ada Usaha Website, Salon di Asrama UI, Cetak Foto di Serpong, Servis dan Penjualanan Komputer di Serpong, Warnet di Pamulang, Warnet di Bukit Indah dan Warnet di Asrama UI. Selama menjalani beberapa unit usaha, Salman mendapatkan 2 penghargaan, yaitu pada tahun 2007 Salman menjadi pemenang 2 Wirausaha Muda Mandiri Kategori Mahasiswa Program Diploma dan Sarjana terus pada tahun 2008 Salman mendapatkan penghargaan lagi sebagai pemegang Best Enterpreneur Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indnesia.
     Dari kisah Salman di atas bahwasannya ada salah satu masalah besar yang mengganggu keberhasilan para wirausahawan muda adalah godaan untuk cepat sukses, karena untuk dapat mencapainya mereka akan melakukan berbagai cara untuk bisa cepat sukses tanpa harus memikirkan etika yang ada. Dengan itu, mereka dapat merampas hak – hak orang lain dan akan menemukan rumahnya di sebuah kurungan gelap tanpa nama baik. Oleh karena itu, perhatikanlah tip – tip berikut ini agar kita tidak melakukan hal tersebut. Di antaranya, yaitu :
1.     Hindari jalan pintas dalam membangun usaha.
2.    Nikmati proses yang disajikan, maka setiap kesulitan akan menghasilkan tenaga tambahan.
3.    Katakan pada diri kita bahwa segala hal yang mudah dan memotong proses, dapat berisiko negatif pada usaha kita.
4.    Janganlah berkecil hati, saat kita melihat teman satu angkatan cepat mencapai puncak daripada kita.
5.    Tetapkanlah hal – hal yang boleh dan yang tidak boleh kita lakukan sedari awal sehingga kita bekerja dengan tata nilai.
6.    Jauhkanlah diri dari para pemburu kekayaan.
7.    Seleksi orang berdasarkan tata  nilai dan jangan loloskan mereka untuk diangkat kalau mereka melanggar tata nilai.


Sumber : Wirausaha Mandiri Muda