Rabu, 04 April 2012

Usaha Kebab Turki Baba Rafi


S
eorang pemuda yang bernama Hendy Setiono kelahiran Surabaya, 30 Maret 1983 dan baru berumur 25 tahun sudah meraih kesuksesan dalam usaha kebab Turki Baba Rafi. Dimana pria tersebut memiliki omset lebih dari Rp. 1.000.000.000 per bulan. Ide mendirikan bisnis kebab ini berawal ketika pria ini mengunjungi ayahnya yang bertugas di perusahaan minyak di Qatar. Hendy mengamati sebuah kedai kebab yang benyak di kunjungi warga setempat. Karena penasarannya, Hendy yang hobi kuliner itu lantas lansung mencoba makanan kebab tersebut. Ternyata rasanya sangat enak dan terpikir oleh dia untuk membuka usaha kebab di Indonesia. Karena belum banyak usaha semacam itu di Indonesia dan banyak tersebar warga keturunan Timur Tengah di Indonesia.
       Sekembalinya di Surabaya, Hendy langsung menyusun strategi bisnis. Langkah awal yang Hendy lakukan adalah mencari partner, yaitu Hasan Baraja, kebetulan rekan bisnisnya ini juga hobi kuliner. Dengan niat yang sungguh – sungguh, mereka langsung melakukan trial and error untuk menjajaki peluang bisnisnya. Pada September 2003, gerobak jualan lebab pertamanya mulai beroperasi di salah satu pojok jalan Nginden Semolo yang berdekatan dengan area kampus dan tempat tinggalnya. Mengapa Hendy memilih gerobak? Karena, dengan gerobak Hendy lebih mudah untuk memproduksi, modalnya sedikit dan bisa berpindah – pindah tempat. Tentang nama Baba Rafi sendiri yang Hendy pilih buat nama usahanya terinspirasi dari nama anak pertamanya Rafi Darmawan. Baba Rafi berarti bapaknya Rafi.

       Awalnya keinginan Hendy berwirausaha ini tidak di restuin oleh kedua orang tuanya. Mereka menginginkan Hendy kerja di kantoran sama seperti ayahnya. Restu kedua orang tua Hendy pun semakin sulit, karena Hendy memutuskan untuk berhenti dari bangku kuliah pada tahun ke 2 Fakultas Teknik Informatika di Institut Teknologi Surabaya. Tetapi, dengan ini Hendy akan membuktikan kepada kedua orang tuanya bahwa usahanya ini akan berhasil dan sukses. Dalam waktu 3 sampai 4 tahun, anak sulung dari dua bersaudara pasangan Ir. H. Bambang Sudiono dan Endah Setijowati ini berhasil mengembangkan usaha kebab di mana-mana. Bahkan, hingga pengujung tahun 2006, tercatat telah mencaai 100 outlet Kebab Turki Baba Rafi yang tersebar di 16 kota di Indonesia. Tahun 2008, telah berkembang lagi menjadi 300 outlet dari Aceh sampai Ambon.
       Sukses bisnis kebab yang dikonsep dengan sistem waralaba dan manajemen yang solid, membuat Hendy mendapatkan berbagai award, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya, ISMBEA (Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award) tahun 2006 oleh menteri Koperasi dan UKM, ASIA’s Best Entrepreneur Under 25 oleh majalah Business Week International tahun 2006, penghargaan Citra Pengusaha Berprestasi Indonesia Abad Ke-21 oleh Profesi Indonesia, Terbaik I Wirausaha Muda Mandiri tahun 2007 dari Bank Mandiri, Best Franchise tahun 2007 Category of Food and Beverages dari Pengusaha Magazine, Best Achievement at Young Entrepreneurs Award tahun 2007 dari Bisnis Indonesia dan berbagai perhargaan lainnya.  Kini mimpinya adalah mengembangkan usahanya ke mancanegara seperti Malaysia dan Thailand.  Tidak hanya itu, sudah ada tawaran untuk membuka outlet di Trinidad dan Tobago serta Kamboja.

       Menurut pendapat saya dari kisah yang di atas, bahwa Hendy adalah seorang pemuda yang memiliki tekad yang tinggi dan bersungguh – sungguh dalam melakukan sebuah bisnis. Dengan kegigihan dan memanfaatkan peluang Hendy pun bisa meraih kesuksesan yang begitu memuaskan. Tetapi, Hendy harus dalam bisnis tersebut Hendy harus mengorbankan untuk berhenti dari bangku kuliahnya. Seharusnya, apabila dia bisa mengatur waktu dengan lebih baik antara kuliah dan bisnisnya Hendy tidak akan berhenti kuliah. Karena kesibukan Hendy mengolah bisnisnya jadi dia tidak dapat mengatur waktu untuk kuliah. Hendy dapat sukses di dunia bisnisnya, tetapi tidak di pendidikannya. Sebaiknya kita harus bisa mengusahakan untuk bisa sukses di bidang bisnis maupun pendidikan.






Sumber : http://gaharuchromeblogspot.wordpress.com/2010/07/12/kisah-pengusaha-muda-sukses-indonesia-berusia-di-bawah-50-tahun/

Senin, 19 Maret 2012

Resume Artikel Wirausahawan Sukses


S
eorang pengusaha sukses yang bernama Salman Azis Alsyafdi, S.Kom memulai perjalanan usahanya dengan melakukan jual beli nasi goreng di sebuah asrama tempat dia menuntut ilmu pada tahun 2003 di asrama SMU Insan Cendekia (Boarding School) daerah Serpong. Beliau yang masih berstatus siswa mampu memanfaatkan peluang yang ada dengan melakukan usaha jual beli nasi goreng tanpa memerlukan modal berupa uang, melainkan kejelian membaca peluang, kemauan dan kreativitas. Setelah lulus dari sekolah berasrama tersebut, Salman di terima Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Di kampus Salman tidak mau ketinggalan untuk melakukan bisnis dengan mengubah masalah menjadi peluang. Salman melakukan bisnis buku foto kopian dan warnet yang harganya terjangkau oleh kalangan mahasiswa. Bisnis demi bisnis Salman lakukan, meski banyak rintangan yang telah dia hadapi tidak sedikitpun membuat Salman putus asah dalam berwirausaha. Dengan kegigihannya dalam menjalani wirausaha, Salman sekarang sudah memiliki beberapa unit usaha diantaranya ada Usaha Website, Salon di Asrama UI, Cetak Foto di Serpong, Servis dan Penjualanan Komputer di Serpong, Warnet di Pamulang, Warnet di Bukit Indah dan Warnet di Asrama UI. Selama menjalani beberapa unit usaha, Salman mendapatkan 2 penghargaan, yaitu pada tahun 2007 Salman menjadi pemenang 2 Wirausaha Muda Mandiri Kategori Mahasiswa Program Diploma dan Sarjana terus pada tahun 2008 Salman mendapatkan penghargaan lagi sebagai pemegang Best Enterpreneur Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indnesia.
     Dari kisah Salman di atas bahwasannya ada salah satu masalah besar yang mengganggu keberhasilan para wirausahawan muda adalah godaan untuk cepat sukses, karena untuk dapat mencapainya mereka akan melakukan berbagai cara untuk bisa cepat sukses tanpa harus memikirkan etika yang ada. Dengan itu, mereka dapat merampas hak – hak orang lain dan akan menemukan rumahnya di sebuah kurungan gelap tanpa nama baik. Oleh karena itu, perhatikanlah tip – tip berikut ini agar kita tidak melakukan hal tersebut. Di antaranya, yaitu :
1.     Hindari jalan pintas dalam membangun usaha.
2.    Nikmati proses yang disajikan, maka setiap kesulitan akan menghasilkan tenaga tambahan.
3.    Katakan pada diri kita bahwa segala hal yang mudah dan memotong proses, dapat berisiko negatif pada usaha kita.
4.    Janganlah berkecil hati, saat kita melihat teman satu angkatan cepat mencapai puncak daripada kita.
5.    Tetapkanlah hal – hal yang boleh dan yang tidak boleh kita lakukan sedari awal sehingga kita bekerja dengan tata nilai.
6.    Jauhkanlah diri dari para pemburu kekayaan.
7.    Seleksi orang berdasarkan tata  nilai dan jangan loloskan mereka untuk diangkat kalau mereka melanggar tata nilai.


Sumber : Wirausaha Mandiri Muda


Rabu, 11 Januari 2012

Penginstalan Aplikasi

Team Work : Agus Pryambodo dan Sudirman
Nama Usaha : TAMAN KANAK KANAK AL-FALAH
Nama Kepala sekolah : Ibu Siti Khadijah


Taman kanak – kanak ini merupakan taman kanak – kanak islam terpadu yang memfokuskan pengajarannya pada pelajaran atau bidang agama,namun demikian tidak mengenyampingkan pelajaran – pelajaran umum seperti taman kanak – kanak lainnya.Berikut ini salah satu foto ruangan lab taman kanak – kanak tersebut yang sedang menjalankan praktek bersama guru pembimbingnya:
Disini kami bermaksud untuk menambahkan program – program atau aplikasi yang dapat mendukung kemajuan serta pengetahuan yang lebih untuk taman kanak – kanak ini beserta anak didiknya.dikarenakan pada saat ini dunia IT atau system komputerisasi sudah sangat membudaya dalam kehidupan kita maka diharapkan dengan bertambahnya aplikasi – aplikasi dan program baru yang kami tambahkan para guru maupun peserta didik di Taman Kanak – Kanak AL – Falah ini dapat terbantu dan memberi banyak manfaat untuk kedepannya.
Disini kami menambahkan beberapa program atau aplikasi – aplikasi baru beserta games yang sifatnya mendidik pada Taman Kanak – Kanak tersebut. Pertama kami meminta izin kepada pemilik/Kepala TK agar kami dapat melaksanakan maksud dan tujuan kami. Setelah mendapat izin kami pun mulai mencari aplikasi – aplikasi serta games yang kami maksudkan agar dapat secepatnya di install pada komputer yang ada di taman Kanak – Kanak tersebut.
Tabel kegiatan
Hari ,tanggal
Kegiatan yang dilakukan
Selasa,18 oktober 2011
Permintaan izin kepada Kepala Sekolah.
Rabu-kamis,19-20 oktober 2011
Pencarian kaset-kaset games serta aplikasi - aplikasi yang dibutuhkan.
Jumat,sabtu,21-22 oktober 2011
Melakukan penginstallan games dan aplikasi.

Minggu, 06 November 2011

Instalasi Antivirus Komputer


Perusahaan CV. Language Techno Center (LTC) yaitu perusahaan yang bergerak di bidang kursus bahasa asing, pelatihan teknologi dan bimbingan belajar dari tingkat SD, SMP dan SMA. Di LTC mengajarkan lebih dari 2 bahasa asing di antaranya ada Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Mandarin dan Bahasa Perancis. Perusahaan ini di bawah naungan Yayasan Mitra Techno Prakarsa Insani (MTPI) yang di pimpin oleh H. Thamrin Umar. LTC berlokasi di jalan Raya Telaga Mas Blok LA No. 07 Perumahan Duta Harapan Bekasi Utara. Pemilik dari perusahaan LTC tersebut adalah Bapak Indrajit Yudha Lesmana.,Amd. Beliau menjalankan perusahaan tersebut sudah lebih dari 4,5 tahun dan banyak para siswa dari tingkat SD sampai SMA yang belajar di sana.
Perusahaan LTC juga sebagai tempat saya bekerja, disana saya bekerja sebagai Staff Marketing Executive dan Staff Guru. Di perusahaan itu saya membantu instalasi antivirus yang membutuhkan waktu 2 hari. Saya menginstal antivirus Avira di 3 komputer, yaitu komputer bagian staff front office, bagian staff marketing dan bagian staff keuangan. Di  hari pertama saya melakukan download antivirus Avira yang free di alamat website http://www.free-av.com yang berukuran kurang lebih 56 Mb. Kemudian di hari yang kedua saya melakukan penginstalan pada 3 komputer yang saya sebutkan tadi. Untuk komputer pertama di bagian staff marketing, lalu di bagian staff keuangan dan staff front office. Setelah melakukan penginstalan pada setiap komputer langsung saya scan agar virus pada komputer – komputer tersebut dapat di bersihkan. Saya melakukan instalasi berdua dengan Sudirman.
Team Work : Agus Pryambodo dan Sudirman
Untuk lebih jelas jadwal penginstalan antivirus lihat tabel di bawah ini.
Kegiatan
Jum’at, 09 Desember 2011
Sabtu, 10 Desember 2011
Browsing dan Download Antivirus


Penginstalan Antivirus di Komputer


Gambar Tabel Jadwal Proyek





Jumat, 27 Mei 2011

Bab 4 Politik dan Strategi Nasional


A.   Pengertian Politik dan Nasional
Perkataan politik berasal dari bahasa Yunani yaitu Polistaia, Polis berarti kesatuan masyarakat yang mengurus diri sendiri/berdiri sendiri (negara), sedangkan taia berarti urusan. Untuk lebih memberikan pengertian arti politik disampaikan beberapa arti politik dari segi kepentingan penggunaan, yaitu :
1.    Dalam arti kepentingan umum (politics)
Politik dalam arti kepentingan umum atau segala usaha untuk kepentingan umum, baik yang berada dibawah kekuasaan negara di Pusat maupun di Daerah, lazim disebut Politik (Politics)
2.    Dalam arti kebijaksanaan (Policy)
Politik adalah penggunaan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang yang dianggap lebih menjamin terlaksananya suatu usaha, cita-cita/keinginan atau keadaan yang kita kehendaki.
B.   Dasar Pemikiran Penyususan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berdasarkan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Landasan pemikiran dalam manajemen nasional sangat penting sebagai kerangka acuan dalam penyususan politik strategi nasional, karena didalamnya terkandung dasar negara, cita-cita nasional dan konsep strategi bangsa Indonesia.
C.   Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Proses penyusunan politik strategi nasional pada infrastruktur politik merupakan sasaran yang akan dicapai oleh rakyat Indonesia. Sesuai dengan kebijakan politik nasional, penyelenggara negara harus mengambil langkah-langkah pembinaan terhadap semua lapisan masyarakat dengan mencantumkan sasaran masing-masing sektor/bidang. Dalam era reformasi saat ini masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam mengawasi jalannya politik strategi nasional yang dibuat dan dilaksanakan oleh Presiden.
D.   Stratifikasi Politik Nasional
Stratifikasi politik nasional dalam negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :
  1. Tingkat penentu kebijakan puncak.
  2. Tingkat kebijakan umum.
  3. Tingkat penentu kebijakan khusus.
  4. Tingkat penentu kebijakan teknis.
  5. Tingkat penentu kebijakan di Daerah.
E.   Politik Pembangunan Nasional dan Manajemen Nasional
Politik dan Strategi Nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR. Hal ini berlaku sebelum adanya penyelenggaraan pemilihan umum Presiden secara langsung pada tahun 2004. Setelah pemilu 2004 Presiden menetapkan visi dan misi yang dijadikan rencana pembangunan jangka menengah yang digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan membangun bangsa.
F.    Otonomi Daerah
Pelaksanaan otonomi daerah kini memasuki tahapan baru setelah direvisinya UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah menjadi UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah atau lazim disebut UU Otonomi Daerah (Otda). Perubahan yang dilakukan di UU No. 32 Tahun 2004 bisa dikatakan sangat mendasar dalam pelaksanaan pemerintahan daerah. Secara garis besar, perubahan yang paling tampak adalah terjadinya pergeseran-pergeseran kewenangan dari satu lembaga ke lembaga lain. Konsep otonomi luas, nyata, dan bertanggungjawab tetap dijadikan acuan dengan meletakkan pelaksanaan otonomi pada tingkat daerah yang paling dekat dengan masyarakat. Tujuan pemberian otonomi tetap seperti yang dirumuskan saat ini yaitu memberdayakan daerah, termasuk masyarakatnya, mendorong prakarsa dan peran serta masyarakat dalam proses pemerintahan dan pembangunan.
G.   Implementasi Politik dan Strategi Nasional
Implementasi politik dan strategi nasional di bidang hukum :
  1. Mengembangkan budaya hukum di semua lapisan masyarakat untuk terciptanya kesadaran dan kepatuhan hukum dalam kerangka supremasi hukum dan tegaknya negara hukum.
  2. Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakui dan menghormati hukum agama dan hukum adat serta memperbaharui perundang–undangan warisan kolonial dan hukum nasional yang diskriminatif, termasuk ketidakadilan gender dan ketidaksesuaianya dengan reformasi melalui program legalisasi.
  3. Menyelenggarakan proses peradilan secara cepat, mudah, murah dan terbuka, serta bebas korupsi dan nepotisme dengan tetap menjunjung tinggi asas keadilan dan kebenaran.
  4. Meningkatkan pemahaman dan penyadaran, serta meningkatkan perlindungan. Penghormatan dan penegakan hak asasi manusia dalam seluruh aspek kehidupan.
  5. Menyelesaikan berbagai proses peradilan terhadap pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang belum ditangani secara tuntas.
Implemetasi politk strategi nasional dibidang ekonomi :
  1. Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan sehat dan memperhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai–nilai keadilan, kepentingan sosial, kualitas hidup, pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan sehingga terjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja, perlindungan hak–hak konsumen, serta perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat.
  2. Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil serta menghindarkan terjadinya struktur pasar monopolistik dan berbagai struktur pasar distortif, yang merugikan masyarakat.
  3. Mengoptimalkan peranan pemerintah dalam mengoreksi ketidaksempurnaan pasar dengan menghilangkan seluruh hambatan yang menganggu mekanisme pasar, melalui regulasi, layanan publik, subsidi dan insentif, yang dilakukan secara transparan dan diatur undang–undang.
  4. Mengupayakan kehidupan yang layak berdasarkan atas kemanusiaan yang adil bagi masayarakat, terutama bagi fakir miskin dan anak–anak terlantar dengan mengembangkan sistem dan jaminan sosial melalui program pemerintah serta menumbuhkembangkan usaha dan kreativitas masyarakat yang pendistribusiannya dilakukan dengan birokrasi efektif dan efisien serta ditetapkan dengan undang–undang.
  5. Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komperatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah, terutama pertanian dalam arti luas, kehutanan, kelautan, pertambangan, pariwisata, serta industri kecil dan kerajinan rakyat.
  6. Mengelola kebijakan makro dan mikro ekonomi secara terkoordinasi dan sinergis guna menentukan tingkat suku bunga wajar, tingkat inflasi terkendali, tingkat kurs rupiah yang stabil dan realitis, menyediakan kebutuhan pokok terutama perumahan dan pangan rakyat, menyediakan fasilitas publik yang memadai dan harga terjangkau, serta memperlancar perizinan yang transparan, mudah, murah, dan cepat.
Implementasi politik strategi nasional di bidang politik :
  1. Memperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada kebhinekatunggalikaan. Untuk menyelesaikan masalah–masalah yang mendesak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, perlu upaya rekonsiliasi nasional yang diatur dengan undang–undang.
  2. Menyempurnakan Undang–Undang Dasar 1945 sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa, dinamika dan tuntutan reformasi, dengan tetap memelihara kesatuan dan persatuan bengsa, serta sesuai dengan jiwa dan semangat Pembukaan Undang–Undang Dasar 1945.
  3. Meningkatkan peran Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan lembaga–lembaga tinggi negara lainnya dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.
  4. Mengembangkan sistem politik nasional yang berkedudukan rakyat demokratis dan terbuka, mengembangkan kehidupan kepartaian yang menghormati keberagaman aspirasi politik, serta mengembangkan sistem dan penyelengaraan pemilu yang demokratis dengan menyempurnakan berbagai peraturan perundang–undangan dibidang politik.
Secara umum Pembangunan Daerah adalah sebagai berikut :
  • Mengembangkan otonomi daerah secara luas, nyata dan bertanggung jawab dalam rangka pemberdayaan masyarakat, lembaga ekonomi, lembaga politik, lembaga hukum, lembaga keagamaan, lembaga adat dan lembaga swadaya masyarakat, serta seluruh masayrakat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Melakukan pengkajian tentang berlakunya otonomi daerah bagi daerah propinsi, daerah kabupaten, daerah kota dan desa.
  • Mempercepat pembangunan ekonomi daerah yang efektif dan kuat dengan memberdayakan pelaku dan potensi ekonomi daerah serta memperhatikan penataan ruang, baik fisik maupun sosial sehingga terjadi pemerataan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan pelaksanaan ekonomi daerah.
  • Mempercepat pembangunan pedesaan dalam rangka pemberdayaan masyarakat terutama petani dan nelayan melalui penyediaan prasarana, pembangunan sistem agribisnis, indutri kecil dan kerajinan rakyat, pengembangan kelembagaan penguasaan teknologi, dan pemanfaatan sumber daya alam.
  • Mewujudkan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah secara adil dengan mengutamakan kepentingan daerah yang lebih luas melalui desentralisasi perizinan dan investasi serta pengelolaan sumber daya.
  • Memberdayakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dalam rangka melaksanakan fungsi dan perannya guna memantapkan penyelenggaraan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab.
Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup :
  • Mengelola sumber daya alam dan memelihara daya dukungnya agar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dari generasi ke generasi.
  • Meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melakukan konservasi, rehabilitasi, dan penghematan penggunaan, dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan.
  • Mendelegasikan secara bertahap wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya alam secara selektif dan pemeliharaan lingkungan sehingga kualitas ekosistem tetap terjaga, yang diatur dengan undang–undang.
  • Mendayagunakan sumber daya alam untuk sebesar–besarnya kemakmuran rakyat dengan memperhatikan kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup, pembangunan yang berkelanjutan, kepentingan ekonomi dan budaya masyarakat lokal, serta penataan ruang, yang pengusahaannya diatur dengan undang–undang.
  • Menerapkan indikator–indikator yang memungkinkan pelestarian kemampuan pembaharuan dalam pengelolaan sumber daya alam yang dapat diperbaharui untuk mencegah kerusakan yang tidak dapat balik.
Implementasi di bidang pertahanan dan keamanan :
  • Menata Tentara Nasional Indonesia sesuai paradigma baru secara konsisten melalui reposisi, redefinisi, dan reaktualisasi peran Tentara Nasional Indonesia sebagai alat negara untuk melindungi, memelihara dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia terhadap ancaman dari luar dan dalam negeri, dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan memberikan darma baktinya dalam membantu menyelenggarakan pembangunan.
  • Mengembangkan kemampuan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang bertumpu pada kekuatan rakyat dengan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Repuiblik Indonesia sebagai kekuatan utama didukung komponen lainnya dari kekuatan pertahanan dan keamanan negara dengan meningkatkan kesadaran bela negara melalui wajib latih dan membangun kondisi juang, serta mewujudkan kebersamaan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia dan rakyat.
  • Meningkatkan kualitas keprofesionalan Tentara Nasional Indonesia, meningkatkan rasio kekuatan komponen utama serta mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan negara ke wilayah yang di dukung dengan sarana, prasarana, dan anggaran yang memadai.




Sumber : Elektrik Book Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Gunadarma

Nama    : Agus Pryambodo
NPM      : 40110334
Kelas       1DC02